NADIKABAR.COM — Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan lembaganya menguji efektivitas penggunaan teknologi es kering (dry ice) yang telah digunakan dalam operasi modifikasi.
"Dry ice sudah (digunakan) di lapangan, sudah bersama-sama. Kami juga ingin mengkaji efektivitasnya seperti apa,” kata Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Kajian efektivitas teknologi tersebut, lanjut Arif, sebagai bagian dari pengembangan inovasi untuk meningkatkan pelaksanaan modifikasi cuaca.
BRIN juga menyiapkan sejumlah inovasi teknologi untuk mendukung pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC).