Lebih lanjut, ia mengatakan Indonesia menghasilkan sekitar 328,43 juta ton tandan buah segar (TBS) kelapa sawit per tahun. Dari aktivitas pengolahan sawit tersebut, terdapat potensi limbah cair POME yang diperkirakan mencapai 229,9 juta meter kubik per tahun.
Menurut dia, pemanfaatan limbah sawit menjadi biogas penting dilakukan karena POME berpotensi menghasilkan gas metana yang berkontribusi terhadap efek rumah kaca apabila tidak dikelola dengan baik.
Oleh karena itu, BRIN mendorong pengembangan teknologi yang tidak hanya mampu mengolah limbah sawit menjadi biogas, tetapi juga memungkinkan gas tersebut disimpan dan dimanfaatkan dalam bentuk tabung.
BRIN telah memperkenalkan teknologi Metal-Organic Framework (MOF), yakni material yang berpotensi menyimpan gas dalam jumlah lebih besar. Teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung pemanfaatan biogas sebagai sumber energi yang lebih mudah disimpan dan digunakan.