"Yang penting lagi adalah bagaimana itu bisa dikonversi menjadi tabung gas. Jadi, kami tadi sudah menyampaikan, mengenalkan teknologi baru Metal-Organic Framework atau MOF, material yang bisa menyimpan gas dalam jumlah yang lebih besar lagi," terangnya.

Arif menilai pengembangan teknologi tersebut berpotensi mendukung upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.

Ia menyebut nilai impor LPG yang mencapai sekitar Rp97 triliun per tahun sebagai salah satu alasan perlunya pengembangan sumber energi alternatif berbasis potensi domestik.

"Jadi saat ini kita mengimpor LPG kurang lebih 97 triliun per tahun, dengan adanya biogas yang bisa dikonversi menjadi gas tabung, saya kira ini akan menjadi salah satu solusi energi kita ke depan," imbuhnya.