NADIKABAR.COM — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan 19 kandidat obat herbal untuk naik ke tingkat fitofarmaka guna mendukung kemandirian obat sebagaimana ditekankan Presiden Prabowo Subianto.

"Obat herbal ini saya kira sangat potensial, dan BRIN sudah juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses obat herbal ini," kata Kepala BRIN Arif Satria di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Arif menyampaikan hal itu setelah menemui Presiden untuk melaporkan sejumlah penugasan riset. Menurut dia, Presiden menekankan kemandirian obat harus segera diwujudkan.