BRIN juga terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengembangkan inovasi teknologi modifikasi cuaca.

Arif mengatakan kolaborasi tersebut antara lain melibatkan TNI Angkatan Udara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Kementerian Perhubungan.

BRIN berharap pengembangan dan pengujian inovasi tersebut dapat mendorong pemanfaatan hasil riset dalam negeri untuk mendukung kebutuhan teknologi modifikasi cuaca serta pemadaman karhutla.