Dalam gelaran BRIN Goes To Industry 6, Arif menyebut pihaknya mengangkat tentang bidang air. Air menjadi suatu hal yang krusial di tengah bencana yang saat ini melanda berbagai wilayah Indonesia.

"Seperti misalnya kasus di Aceh dan di Sumatera yang bencana banjir kemarin, kebutuhan air sangat tinggi sehingga kita membawa teknologi air sisa bencana menjadi air siap minum," bebernya.

Teknologi serupa juga tengah diterapkan di wilayah bencana gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Sumber air payau seperti dari sungai di NTT ternyata terbatas.

Dibanding sungai, NTT lebih banyak memiliki laut. Namun, air laut yang asin tentu tergolong sebagai air yang tidak layak minum.