"Mulai pagi ini mereka sudah standby di sana untuk perkuatan tadi, pengamanan lokasi-lokasi untuk batas-batas aman yang diperkenankan. Itu yang kita ambil sambil kita terus memantau perubahan yang terjadi," ujarnya.
Meski kawasan wisata belum ditutup total karena status Gunung Bromo belum mengalami kenaikan yakni masih pada Level II atau waspada, pihak TNBTS menegaskan tidak ragu mengambil tindakan penutupan penuh bila situasi vulkanik memburuk secara mendadak.
"Ketika kemudian berubah cepat dengan tepat perubahan status itu kita juga langsung antisipasi dengan penutupan Itu pasti begitu. Tidak mungkin juga kita ada perubahan kita juga diamkan saja," tuturnya.
Rudijanta pun mengaku akan terus berkoordinasi dengan instansi berwenang untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas Bromo. Pengunjung juga diminta untuk selalu menaati aturan keselamatan yang berlaku dan tidak menerobos zona bahaya.
"Iya, kalau imbauan kita tentunya tetap bahwa taati aturan-aturan yang sudah diberikan. karena semua kan tentunya demi keselamatan bersama," ucapnya.