NADIKABAR.COM — Benyamin S Award (BSA) sebagai ajang penghargaan kelurahan se-DKI Jakarta turut menjadi instrumen strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menata informasi publik, antara lain untuk merumuskan integrasi data wilayah yang dapat diakses secara transparan.

Kepala Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Setda Provinsi DKI Jakarta, Tona Hutauruk, menjelaskan bahwa setelah proses penilaian kompetisi kelurahan rampung, pemerintah daerah akan meluncurkan sejumlah panduan dan data publik terpadu.

Data ini disiapkan agar warga dan wisatawan bisa lebih mudah bepergian, serta mengetahui kondisi fasilitas umum secara jelas.

"Jadi nanti akan diterbitkan peta wisata Jakarta, kemudian data taman mana yang beroperasi 24 jam dan secara baik secara bagaimana, data kebersihan sampah," ujar Tona.

Seluruh informasi komprehensif itu kemudian akan disatukan ke dalam satu platform data bersama. Integrasi ini bertujuan agar berbagai pihak, mulai dari pelaku industri pariwisata hingga warga yang mencari ruang terbuka hijau, bisa mendapatkan akses informasi secara cepat, akurat, dan terbarukan.

Pengumpulan data wilayah ini dilakukan bersamaan dengan seleksi Benyamin S Award yang menyaring 10 kelurahan finalis dari total 267 kelurahan di DKI Jakarta.