NADIKABAR.COM β Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo mengatakan pihaknya menargetkan total transaksi dalam BSI International Expo 2026 sebesar Rp5 triliun.
βKalau tahun lalu transaksi kita sebesar Rp2,6 triliun, tahun ini kita naikkan jadi dua kali lipat, jadi Rp5 triliun,β ucapnya dalam agenda Opening Ceremony BSI International Expo 2026 di Jakarta, Jumat.
Pada kesempatan tersebut, dia menerangkan bahwa BSI International Expo 2026 memamerkan produk-produk lokal yang memiliki kualitas baik.
Dalam hal ini, BSI hendak memastikan berbagai produk domestik tersebut bisa digunakan secara luas sehingga permintaannya menjadi lebih tinggi, dan usaha-usaha lokal bisa bertumbuh besar. Salah satu bentuk dukungan yang dilakukan BSI adalah memberikan fasilitasi untuk produk-produk lokal agar menjadi go global.
βKita sama-sama mengkurasi produk-produk terbaik dan menjadikan mereka local champion. Dengan mereka menjadi local champion, maka mereka bisa punya kemampuan bersaing secara global,β ungkap Anggoro.
Dia menekankan bahwa tujuan utama dari pameran ini bukan hanya target total transaksi yang hendak dicapai, melainkan untuk menciptakan wadah bagi para pengusaha lokal untuk bertransaksi dengan para konsumen hingga melakukan kemitraan antara berbagai usaha. Dengan begitu, total transaksi yang ditargetkan tidak berhenti di BSI International Expo saja, tetapi terus berlangsung ke depan.
βJadi kami mengajak bapak-ibu semua untuk sama-sama menunjukkan dukungan pada produk-produk lokal agar produk lokal punya pasar, dan produk lokal yang berkualitas juga punya kesempatan untuk berkembang di Indonesia,β ujar Dirut BSI.
βTugas kita sederhana, mulai dengan memilih produk lokal yang sudah disiapkan, lalu membantu mereka untuk tumbuh dengan cara membelinya, dan bersama-sama kita membuka jalan pada mereka agar mereka bisa punya pasar yang lebih luas di global, sehingga tema malam ini βbuy local, go globalβ,β kata dia.