BTN juga telah menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp123 miliar kepada 63 UMKM di Kota Palu sejak Oktober 2025, khususnya pelaku usaha di sektor real estate dan konstruksi yang mendukung pembangunan dan penyediaan perumahan.

Selain pembiayaan, sebanyak 2.957 UMKM di Palu telah bergabung dalam Bale Merchant UMKM BTN untuk mendukung transaksi usaha secara digital. Sebanyak 21 debitur UMKM juga tercatat telah naik kelas.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman mengatakan, pemerintah akan mendorong Palu sebagai salah satu daerah percontohan dalam pengembangan UMKM menuju pasar ekspor.

“Kita menjadikan Palu sebagai piloting. Akan ada MoU antara Kementerian UMKM dan Badan Karantina Indonesia untuk mengawal produk-produk UMKM di Palu meningkat ekspornya. Di Kota Palu ada 33.935 UMKM dan jumlahnya cukup besar. Ini yang kami harapkan juga agar UMKM naik kelas,” ujar Bagus.