NADIKABAR.COM — Bulog memastikan tidak memasok beras fortifikasi untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil agar proses penyaluran beras berjalan lebih efisien dan tidak membingungkan di lapangan.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan sebagai gantinya kebutuhan pasokan beras untuk program MBG akan dipenuhi menggunakan beras dengan kualitas premium yang kini menggunakan merek BerasKita Premium.
"Kalau beras MBG sesuai arahan Pak Mentan maupun Pak Menko supaya tidak terlalu memusingkan, jadi tetap menggunakan beras premium nanti judulnya, packaging-nya seperti ini. Jadi 'BerasKita Premium' judulnya. Tidak ada lagi yang fortifikasi-fortifikasi tidak ada," ujar Rizal di kantor Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026).