Setelah itu, D mengaku dijambak, dicakar, dan ditendang. Dia menduga antingnya tertarik ketika rambutnya dijambak.
"Pelaku tersebut langsung menjambak saya, dan juga mencakar saya, dan juga ada nendang saya. Dan mungkin pas pelaku tersebut menjambak saya, anting saya ketarik oleh pelaku tersebut," kata D.
D juga mengaku pacar terduga pelaku meludahinya. Dia kemudian diusir dari private room tersebut.
"Dan setelah itu pacarnya, pelaku penganiayaan tersebut langsung meludahi saya. Dan langsung mengusir saya dari private room tersebut," tuturnya.
Nathaniel kembali meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai pihak yang diduga melakukan kekerasan terhadap D. Dia menegaskan dugaan penganiayaan terhadap D merupakan perkara berbeda dengan dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan ANW terhadap Betrand Peto.
"Jadi biar saya jelaskan ya, beda korban ya. Jadi harus diluruskan ini yang menyebar di media bahwa seakan-akan BP ini pelaku kekerasan terhadap kuping ini, bukan. Kita luruskan bukan," kata Nathaniel.
Menurutnya, D merupakan korban dugaan penganiayaan dengan WHA sebagai pihak yang dilaporkan. Sementara ANW disebut sebagai korban dugaan kekerasan seksual dengan Betrand Peto sebagai pihak yang dilaporkan.
"Yang jadi korban BP adalah ini (AW), pelecehan seksual. Dan pasal yang disangkakan berbeda dengan temannya BP, yang berinisial WHA," ujarnya.
Dengan demikian, kuasa hukum menyebut terdapat dua perkara dengan dua korban dan dua terlapor yang berbeda.
"Dua laporan polisi. Dan dua pelaku. Dengan LP yang berbeda," tegas Nathaniel.