NADIKABAR.COM — Peringatan Hari Jantung Sedunia setiap tanggal 29 September identik dengan ajakan pola hidup sehat. Namun, ada satu faktor risiko penyakit jantung yang sering luput dari perhatian, yakni stres finansial.

Melansir NadiKabar, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Mayo Clinic Proceedings menyebut kekhawatiran tentang uang dan makanan dapat mempercepat penuaan jantung, bahkan lebih cepat daripada faktor risiko penyakit kardiovaskular tradisional.

"Ketika para peneliti mengukur penuaan jantung, ini mengacu pada perubahan struktural dan fungsional pada sistem kardiovaskular yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Ini termasuk pengerasan pembuluh darah, perubahan fungsi otot jantung, dan penurunan kemampuan sistem kardiovaskular untuk merespons aktivitas fisik," ungkap Dr. Leana Wen

Kondisi ekonomi yang tidak menentu, kenaikan harga barang, tumpukan utang, hingga tidak adanya dana darurat dapat memicu stres finansial berkepanjangan, yang berisiko pada kesehatan jantung.

Karena itu, menjaga kesehatan jantung tidak cukup hanya dengan pola hidup sehat, tetapi juga harus dibarengi dengan manajemen keuangan yang sehat agar pikiran tetap tenang.