NADIKABAR.COM — Istilah "darah manis" sering kita dengar dalam percakapan sehari-hari untuk menjelaskan mengapa seseorang selalu menjadi incaran utama nyamuk, sementara orang lain di sebelahnya sama sekali tidak dikerumuni serangga penghisap darah ini.

Namun, secara medis dan biologis, darah yang "manis" karena kadar gula atau rasa tertentu hanyalah mitos belaka. Nyamuk betina yang membutuhkan protein dalam darah untuk memproduksi telur tidak tertarik pada rasa darah, melainkan pada sinyal-sinyal kimiawi dan fisik yang dipancarkan oleh tubuh manusia.

Berikut adalah 5 faktor ilmiah utama yang menyebabkan nyamuk lebih sering menggigit orang-orang tertentu, sebagaimana diungkap CDC dan beberapa sumber lain: