Besarnya minat pasar Indonesia juga didorong oleh faktor keberagaman produk dan kepastian label halal, mengingat mayoritas penduduk adalah muslim. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis bagi produsen mie instan berskala internasional.
Meski secara total volume berada di bawah Indonesia dengan 8,2 miliar porsi, Vietnam justru memegang rekor tertinggi dalam hal konsumsi per individu. Rata-rata warga Vietnam menyantap sekitar 81 porsi mie instan dalam setahun. Masyarakat di sana cenderung menyukai tekstur mie yang kenyal dengan perpaduan rasa udang dan jeruk nipis.
Sementara itu, Filipina menempati posisi ketujuh dengan konsumsi 4,3 miliar porsi, meski angka ini mengalami penurunan 3,5 persen dibandingkan tahun 2024. Di Thailand, konsumsi mie instan justru mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah negara tersebut dengan angka hampir 4,2 miliar porsi, menempatkannya di posisi kedelapan dunia.