Secara keseluruhan, China dan Hong Kong masih menjadi pasar raksasa dengan total konsumsi 43,3 miliar porsi pada 2025. Di posisi berikutnya, terdapat Jepang dengan 5,9 miliar porsi, Amerika Serikat 5,2 miliar porsi, dan Korea Selatan 4,1 miliar porsi. Nigeria melengkapi daftar 10 besar dengan konsumsi sekitar 3,1 miliar porsi.
Secara global, total konsumsi mie instan dunia pada 2025 mencapai 124 miliar porsi, tumbuh 0,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini menunjukkan bahwa popularitas mie instan sebagai makanan cepat saji yang terjangkau terus menguat di tengah kesibukan masyarakat modern di berbagai belahan dunia.
Artikel ini sudah tayang di NadiKabar