Dalam skala waktu yang jauh lebih panjang, menjauhnya Bulan memiliki konsekuensi menarik terhadap Gerhana Matahari Total. Saat ini, ukuran tampak Bulan dari Bumi masih memungkinkan Bulan menutupi piringan Matahari pada kondisi tertentu sehingga terjadi Gerhana Matahari Total.

Namun, ketika Bulan semakin jauh, ukuran tampaknya dari Bumi juga akan semakin kecil. Pada suatu masa, Bulan tidak lagi terlihat cukup besar untuk menutupi seluruh Matahari.

NASA memperkirakan sekitar 500 juta hingga 1 miliar tahun lagi akan terjadi Gerhana Matahari Total terakhir yang dapat dilihat dari Bumi. Setelah itu, Bulan akan terlalu jauh untuk menghasilkan Gerhana Matahari Total.

Pergerakan Bulan menjauh dari Bumi merupakan proses alami dan berlangsung sangat lambat. Laju sekitar 4 cm per tahun tidak akan membuat Bulan keluar dari orbit Bumi dalam waktu dekat.

Justru, fenomena tersebut merupakan bagian dari dinamika alami sistem Bumi-Bulan yang telah berlangsung selama miliaran tahun. Pengukuran terhadap pergerakan Bulan juga membantu ilmuwan memahami hubungan tim redaksi pasang surut, rotasi Bumi, dan orbit Bulan.

Jadi, meskipun Bulan memang perlahan menjauh dari Bumi, dampaknya tidak perlu dikhawatirkan dalam kehidupan manusia saat ini. Perubahan yang ditimbulkannya baru menjadi signifikan jika dilihat dalam skala waktu astronomis.