NADIKABAR.COM — Penyelenggaraan kembali Bulan Solidaritas Palestina (BSP) tahun ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga konsistensi dukungan Indonesia terhadap rakyat Palestina, kata Ketua BSP 2026 Yusuf Maulana.

"BSP merupakan upaya untuk menjaga konsistensi dukungan masyarakat Indonesia terhadap Palestina melalui gerakan yang terarah dan berkelanjutan," kata Yusuf dalam siaran pers Aqsa Working Group (AWG) di Jakarta, Jumat.

AWG menginisiasi Pekan Solidaritas Palestina pada November 2021 atas persetujuan pembinanya, Imam Yakhsyallah Mansur. Kegiatan ini berlanjut pada 2022 dan hingga kini berkembang menjadi Bulan Solidaritas Palestina.

Yusuf berharap BSP menjadi kampanye internasional untuk menggalang persatuan serta mengarahkan perhatian umat dan masyarakat luas terhadap perjuangan rakyat Palestina.

"Tujuan akhirnya adalah agar perjuangan bangsa Palestina terus diingat dan November dapat menjadi bulan solidaritas Palestina di tingkat internasional, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia," katanya.

Sementara itu, Ketua Presidium AWG, Muhammad Anshorullah, menegaskan bahwa pembelaan terhadap Palestina dan Masjid Al-Aqsa harus terus diperkuat melalui konsistensi gerakan, kesatuan arah, dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

"Pembelaan terhadap Palestina dan Al-Aqsa tidak boleh melemah, apalagi berhenti. BSP yang diperingati setiap November menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen, menyatukan gerakan, dan mengonsolidasikan berbagai aktivitas advokasi yang telah dilakukan sepanjang tahun," katanya.

Ia menambahkan bahwa melalui BSP 2026 diharapkan seluruh elemen masyarakat, aktivis, dan lembaga solidaritas di Indonesia dan mancanegara dapat terus memperkuat sinergi dalam menyuarakan keadilan dan mendukung kemerdekaan Palestina.

"Solidaritas bukan sekadar agenda tahunan, melainkan komitmen yang harus terus hidup dan diwujudkan melalui aksi nyata," katanya.

AWG menilai advokasi Palestina perlu diperkuat melalui pendidikan, media, diplomasi masyarakat, aksi kemanusiaan, dan jejaring solidaritas yang terorganisasi dan berkelanjutan, sehingga dukungan terhadap Palestina tidak berhenti pada pernyataan simpati, tetapi menjadi gerakan yang terorganisasi dan berkesinambungan. ​​​

AWG kembali menggelar BSP untuk keenam kalinya pada tahun ini dengan mengusung tema "Penguatan Peran Advokasi Global menuju Pembebasan Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina".

Adapun agenda utama dalam rangkaian BSP 2026 mencakup aksi publik, olahraga solidaritas, edukasi tentang Al-Aqsa, konsolidasi, diskusi jurnalistik, hingga advokasi di ruang kebijakan.