NADIKABAR.COM — Perum Bulog Kantor Wilayah Bali mencatatkan realisasi penyerapan beras per 7 Oktober 2026 sebanyak 7.218 ton setara beras atau 190,61 persen, hampir dua kali lipat, dari target pengadaan tahun in sebesar 3.786 ton.

"Realisasi pengadaan beras di wilayah Bali telah mencapai sekitar 7.218 ton setara beras atau sekitar 190,61 persen dari target pengadaan sebesar 3.786 ton," kata Pemimpin Wilayah Bulog Bali Simon Melkisedek Lakapu di Denpasar, Jumat.

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan optimalnya penyerapan hasil produksi petani lokal di wilayah Bali sekaligus memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di daerah tersebut.

Simon menyampaikan, dalam pelaksanaan penyerapan beras pada 2026, Bulog Bali terus mengoptimalkan seluruh instrumen mulai dari penguatan jaringan pembelian di tingkat produksi hingga peningkatan kesiapan sarana penyimpanan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap secara optimal sekaligus memperkuat stok pangan yang dikelola pemerintah.

Simon menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian positif di wilayahnya.