“Di baliknya ada kerja keras, dedikasi, dan semangat seluruh insan Bulog di berbagai penjuru Indonesia yang terus bergerak, turun langsung ke lapangan, mendampingi petani, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik,” ujarnya.

Keberhasilan melampaui target ini juga menurutnya menjadi bukti nyata bahwa amanah pemerintah dapat dijalankan secara optimal melalui kerja sama yang erat.

“Kami menyampaikan terima kasih juga atas kepercayaan Bapak Presiden kepada Bulog, serta dukungan Kemenko Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, para petani, penyuluh, mitra kerja, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan bersejarah ini,” ucapnya.

Capaian positif di tingkat Bulog Bali tersebut juga sejalan dengan catatan secara nasional, di mana Perum Bulog mencatatkan rekor pengadaan tertinggi sepanjang sejarah.

Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan Public Service Obligation (PSO) secara nasional telah mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target penugasan pemerintah sebesar 4 juta ton.