"Saya menyambut baik peluncuran bantuan pangan ini, terlebih dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan daerah pemilihan saya. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga. Kita ingin memastikan bahwa program pemerintah benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Titiek Soeharto dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).

"Kami menegaskan bahwa kelanjutan bantuan pangan hingga akhir tahun merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan masyarakat. Bapak Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terhadap kebutuhan masyarakat, salah satunya dengan melanjutkan bantuan pangan untuk tiga bulan berikutnya. Kami di Komisi IV DPR RI tentu mendukung kebijakan yang berpihak kepada masyarakat ini. Harapannya, BULOG dapat terus menjaga kualitas beras dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerima," sambung Titiek.

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan BULOG dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk memastikan keberlanjutan Bantuan Pangan Beras hingga Desember 2026.

Atas arahan dan perhatian Presiden Prabowo Subianto, bantuan pangan kembali dilanjutkan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026. Dia memastikan BULOG siap melaksanakan amanah tersebut dengan mengoptimalkan stok, jaringan pergudangan, dan distribusi di seluruh Indonesia.

"BULOG terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung optimal hingga menjangkau masyarakat yang berhak menerima," kata Rizal.

"Prinsip kami jelas, bantuan harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dengan kualitas yang baik, jumlah yang sesuai, dan waktu penyaluran yang tepat. BULOG juga terus mengoptimalkan kesiapan operasional dan jaringan distribusi di berbagai wilayah guna mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan secara nasional," tambahnya.