Andi mengatakan dalam merealisasikan Program Peduli Bulog di Yogyakarta itu, pihaknya bekerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, agar diarahkan untuk penguatan di bidang UMKM.

"Harapan kita tentu saja ini bermanfaat secara sosial. Jadi yang kita harap memang sosial 'impact' dari kegiatan-kegiatan seperti ini, dan bukan hanya kepada yang bersangkutan, tetapi juga pada masyarakat secara keseluruhan," katanya.

Dia juga berharap dengan adanya RPK yang menjual komoditas bahan pokok tersebut memiliki manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Kota Yogyakarta, sekaligus nantinya bisa menjadi penyangga ketahanan pangan yang ada di Yogyakarta.

"Kita sadar bahwa Yogyakarta ini salah satu tempat di mana konsumsi pangan luar biasa, karena menjadi tempat yang menampung wisatawan-wisatawan dari Indonesia," katanya.