Selain mendorong penyerapan telur, Bulog Jabar juga menyalurkan 60 ton jagung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk mendukung keberlanjutan usaha peternak ayam petelur skala mikro.

Nurman mengatakan penyaluran jagung tersebut diharapkan dapat menekan biaya produksi peternak, khususnya komponen pakan yang menjadi salah satu pengeluaran utama dalam usaha peternakan ayam petelur.

“Di wilayah Kanwil Bulog Jawa Barat, kegiatan dilaksanakan di enam lokasi, termasuk di Bandung. Total penyaluran jagung SPHP hari ini mencapai 60 ton untuk enam kabupaten,” ujarnya.

Bulog menjual jagung SPHP kepada koperasi dengan harga Rp5.000 per kilogram. Selanjutnya, koperasi dapat menjual jagung tersebut kepada peternak dengan harga maksimal Rp5.500 per kilogram.