Capaian tersebut melampaui pengadaan sepanjang 2025 yang tercatat sebanyak 3.191.969 ton setara beras, sekaligus menjadi realisasi pengadaan tertinggi sepanjang sejarah Bulog.

Keberlanjutan penyerapan juga tercermin di tingkat daerah. Bulog Kantor Cabang Bandung melaporkan pengadaan sebanyak 84.653 ton gabah kering panen (GKP) hingga 12 Oktober 2026, atau sekitar 117 persen dari target wilayah sebesar 72.147 ton.

Pimpinan Bulog Kantor Cabang Bandung Yanto Nurdianto pada Selasa (13/10) menyatakan penyerapan gabah di wilayah kerjanya tetap dilanjutkan hingga akhir tahun meskipun realisasi pengadaan telah melampaui target tahunan.

Penugasan pengadaan gabah dan beras dalam negeri pada 2026 mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026 yang menetapkan target empat juta ton setara beras untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Dalam kebijakan tersebut, pemerintah juga menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani sebagai instrumen perlindungan harga hasil panen.