NADIKABAR.COM — Perum Bulog Mimika menyebutkan penyaluran beras program bantuan pangan 2026 kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk alokasi Juli hingga September di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, selesai dilaksanakan.
Kepala Kantor Perum Bulog Cabang Mimika Dedy Wahyudi di Timika, Selasa, mengatakan penyaluran tersebut telah selesai dilaksanakan di 18 distrik/kecamatan yang ada di wilayah Mimika sejak pada akhir September 2026.
"Minggu terakhir September kami sudah menyalurkan 100 persen. Pagu untuk Mimika alokasi Juli hingga September sebanyak 815 ton dan itu kami sudah salurkan 100 persen masing-masing ke titik distribusi," ujarnya.
Ia mengatakan pagu 815 ton beras bantuan pangan ini untuk alokasi bulan Juli hingga September 2026 dengan jumlah penerima beras bantuan pangan di Mimika sebanyak 27.173 PBP yang tersebar di 18 Distrik di Mimika.
"Teknis penyaluran kami berkoordinasi dengan penyedia jasa angkutan (transporter), di mana transporter juga membantu kami berkoordinasi dengan Pemda Mimika dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan teman-teman dari distrik untuk di wilayah pesisir dan dalam kota yang ada di Mimika. Kami salurkan melalui titik distribusi yang disepakati dengan masing-masing pemerintah," ujarnya
Ia mengatakan untuk wilayah Kota Timika , Bulog Mimika langsung menyalurkan ke masing-masing kelurahan dimana penyalurannya dilaksanakan dari Agustus hingga akhir September.
"Paling banyak itu di Distrik Mimika Baru sebanyak 10.324 PBP, kami salurkan dengan pagu alokasi tiga bulan kurang lebih 309 ton lebih," ujarnya.
Masing masing PBP menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram untuk satu bulan sehingga untuk alokasi tiga bulan maka masing-masing PBP menerima 30 kilogram beras bantuan pangan.
Ia menambahkan bahwa saat ini melalui Perum Bulog pusat , dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) direncanakan akan kembali melakukan penyaluran bantuan beras pangan untuk penyaluran alokasi Oktober hingga Desember 2026.
"Namun kami belum mendapatkan penugasan, saat ini kami sedang mempersiapkan stoknya demi percepatan penyaluran, Bapanas telah menyampaikan persiapan stoknya namun untuk penugasan penyaluran dari Bapanas ke kami belum ada," ujarnya.
Ia mengatakan data Penerima Bantuan Pangan (PBP) berdasarkan Data Tunggal dan Ekonomi Nasional (DTSN) Kementerian Sosial yang diambil Bapanas dan diberikan kepada Perum Bulog untuk melakukan penyaluran.
"Untuk penyaluran kemarin Juli sampai September data penerima bantuannya melalui data DTSEN yaitu dari desil I sampai desil IV. Untuk alokasi Oktober sampai Desember kami masih menunggu tindak lanjut dari Bapanas," ujarnya.