Realisasi penyaluran tersebut tersebar di Jawa Tengah sebanyak 47 KDKMP, Jawa Timur 42 KDKMP, Lampung 5 KDKMP, DKI Jakarta 4 KDKMP, Jawa Barat 4 KDKMP, Sumatera Selatan 4 KDKMP, dan Banten 1 KDKMP.
Menurut Rizal, capaian itu menjadi langkah awal dalam memperluas jangkauan distribusi beras SPHP melalui jaringan koperasi yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Bulog mendukung penuh kesiapan pasokan beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan koperasi dengan tidak membatasi kuota pemesanan beras bagi KDKMP, serta terus memperkuat koordinasi agar proses pemesanan, pengiriman, dan pelayanan dapat berjalan dengan lancar.
Perusahaan BUMN pangan itu secara paralel tengah melanjutkan proses pemenuhan kebutuhan beras SPHP untuk 1.250 titik KDKMP, yang selanjutnya ditargetkan dapat diperluas secara bertahap hingga 8.000 titik.
Perluasan itu dilaksanakan dengan mempertimbangkan kesiapan operasional koperasi, ketersediaan infrastruktur pendukung, serta ketentuan penugasan pemerintah, sehingga distribusi pangan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah.