Di sisi lain, Bulog menyiapkan tambahan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk memperkuat pasokan di masyarakat.

Rizal menyebutkan cadangan beras nasional mencapai 4,8 juta ton di gudang yang dikelola Bulog. Dari stok tersebut, sebanyak satu juta ton akan disalurkan sebagai tambahan beras SPHP hingga Maret 2027.

Selain SPHP, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak satu juta ton pada Oktober, November, dan Desember 2026 sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Menurut Rizal, penyaluran bantuan pangan turut memberikan dampak terhadap perkembangan harga beras di pasar.

Berdasarkan informasi dari penjual, kata Rizal, penyaluran bantuan pangan yang telah dilakukan sebelumnya pada Juli hingga September 2026 berkontribusi terhadap penurunan harga beras.

"Beliau langsung menyampaikan ke Bu Titiek, dengan adanya bantuan pangan mulai kemarin bulan Juli, Agustus, September, nanti ditambah dengan Oktober, November, Desember ini berdampak harga beras menjadi turun," jelas Rizal.

Rizal mengatakan perkembangan harga pada akhir September dan awal Oktober 2026 juga menunjukkan kecenderungan penurunan.