"Kurang lebih 500 rupiah per kilo. Dari biasa medium itu kemarin Rp14.000 sekarang Rp13.500. Untuk premium kemarin sudah sempat Rp15.000 turun ke Rp14.500. Cuma itu di tingkat distributor ya belum tingkat pengecer," kata Rizal.
Dia memperkirakan evaluasi inflasi yang dibahas sebelumnya masih mencerminkan kondisi harga pada periode sebelum Juli, sedangkan harga beras dalam dua pekan terakhir telah mengalami penurunan.
"Kalau yang di bulan ini, Alhamdulillah masuk di akhir September dan awal Oktober ini mengalami penurunan harga. Mudah-mudahan minggu depan sudah mengalami penurunan inflasi dari yang disampaikan tadi," ucap Rizal.
Lebih lanjut, Rizal berkomitmen pihaknya terus mendorong produksi dan penyaluran beras untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga.
Bulog akan terus menggenjot produksi beras premium untuk memenuhi kebutuhan pasar, sedangkan beras medium saat ini relatif aman karena stoknya cukup melimpah.
Rizal berharap tren penurunan harga yang terjadi sejak akhir September hingga awal Oktober dapat terus berlanjut sehingga tekanan inflasi dari komoditas beras ikut mereda.