NADIKABAR.COM — Perum Bulog Kantor Wilayah (kanwil) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggandeng penyuluh pertanian di Kabupaten Sigi untuk menunjang peningkatan produksi dan penyerapan jagung guna memperkuat program swasembada jagung nasional.
"Penyuluh pertanian berperan penting dalam mendampingi petani, mengidentifikasi potensi lahan, serta menyediakan informasi mengenai perkembangan produksi dan jadwal panen jagung," kata Pimpinan Bulog Kanwil Sulawesi Tengah Jusri Pakee dalam pertemuan dengan penyuluh pertanian di Kabupaten Sigi, Senin.
Ia mengemukakan sinergitas dengan penyuluh pertanian diperlukan untuk memperkuat koordinasi mulai dari tahap produksi hingga penyerapan hasil panen petani.
Bulog Sulawesi Tengah pada 2026 mendapat target penyerapan jagung domestik sebanyak 3.300 ton, hingga pertengahan tahun realisasi penyerapan telah mencapai lebih dari 800 ton.
"Kami berharap potensi jagung di Kabupaten Sigi dapat terpetakan dengan lebih optimal, sehingga penyerapan hasil panen bisa disiapkan sesuai kondisi di lapangan," terangnya.
Menurut Jusri, informasi yang akurat mengenai potensi produksi dan jadwal panen dapat membantu Bulog mengoptimalkan penyerapan jagung sehingga memberikan kepastian pasar bagi petani.
Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menunjang pembangunan sistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan.
"Kami berkomitmen melanjutkan kemitraan dengan penyuluh pertanian dan pemangku kepentingan lainnya, guna mendukung pencapaian swasembada jagung dan memperkuat ketahanan pangan nasional," ucapnya.
Ia menambahkan penyerapan hasil panen petani dan penyaluran jagung Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) langkah yang saling menunjang untuk menjaga keseimbangan pasokan, kestabilan harga hingga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak lokal