Selain itu, kata Rizal, yang tidak kalah penting yaitu penyerapan pada momentum awal panen sehingga bisa menjaga harga gabah ditingkat petani.

"Capaian ini memecahkan rekor tertinggi sepanjang Bulog berdiri dan ini bukan sekedar angka, dibaliknya ada kerja keras semua pihak," katanya menambahkan.

Rizal mengungkapkan bahwa capaian penyerapan 4,11 juta ton beras juga menjadi kado dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berkomitmen untuk swasembada pangan.