β€œKolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas peluang usaha, memperkuat kerja sama, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kesempatan usaha baru,” ungkap Fadjar.

Sementara itu, Ketua DPC HIPPI Kepulauan Seribu periode 2026-2031 Ayse Melissa Hamid menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi pengusaha lokal, khususnya sektor UMKM.

Dia mengatakan penguatan UMKM menjadi salah satu fokus utama HIPPI dalam menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin berkembang, termasuk percepatan digitalisasi.

HIPPI Kepulauan Seribu, sambung dia, dapat menjadi wadah yang mampu memperkuat kapasitas pengusaha lokal sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan bersaing.

β€œHIPPI hadir bukan sekadar sebagai wadah berkumpulnya para pengusaha, melainkan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Fokus utama kami ke depan adalah mendorong kemandirian ekonomi daerah, memperluas akses UMKM, serta mempercepat transformasi digital bagi seluruh anggota,” ungkap Ayse.