Ia mengingatkan masyarakat bahwa potensi konflik harus segera ditanggulangi bersama dan masing-masing pendukung diminta tidak sakit hati apabila hasilnya tidak memuaskan.

"Kalau ada baper-baperan (bawa perasaan) itu ya jangan lama-lama, harus ada rekonsiliasi. Harus disadari ya itulah konsekuensinya," ujarnya.

Menurut dia, setelah Pilur selesai, seluruh warga harus kembali rukun seperti sedia kala dan bersama-sama memajukan kalurahannya masing-masing.

"Semua harus kembali bersahabat, bersaudara untuk membangun desa," katanya.