"Karena itu, kami ingin pemilihan duta wisata Bangkalan kali ini akan mampu menghadirkan sesuatu yang sejuk, tepat guna dan bernilai guna," kata Bupati Lukman.
Proses pemilihan dilaksanakan melalui sejumlah tahapan seleksi, mulai dari pembekalan, eliminasi hingga grand final.
Tahapan tersebut dirancang untuk meningkatkan wawasan dan membentuk kepribadian para peserta agar mampu menjalankan peran sebagai representasi daerah.
Ia berharap, Duta Wisata Kachong-Jhebbhing terpilih nantinya mampu memperkenalkan dinamika kehidupan masyarakat Madura dari berbagai aspek. Seperti produk unggulan daerah, destinasi wisata, potensi investasi, serta pemahaman terhadap kultur Madura yang dinamis, energik dan konstruktif.
Menurut Lukman, keberadaan duta wisata menjadi salah satu bagian dari upaya promosi Bangkalan secara khusus dan Madura secara umum kepada masyarakat di seluruh Indonesia.