Ia berharap mahasiswa berani mengembangkan gagasan dan mengambil peran dalam pembangunan ekonomi Lamongan. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi penting untuk melahirkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

"Mahasiswa ini harus menjadi bagian dari pembangunan. Tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menangkap peluang, berinovasi, dan nantinya memberikan kontribusi bagi kemajuan ekonomi Lamongan," tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama tim redaksi Unisla dengan Ketua Kadin Lamongan Aang Djunaedy dan Bendahara Umum HIPMI Pradita Aditya. Keduanya turut menjadi narasumber dalam Bincang Ekonomi Daerah.

Kolaborasi tim redaksi kampus, pemerintah, dan pelaku usaha tersebut diharapkan membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengenal dunia usaha sekaligus mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja setelah lulus, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penggerak usaha, pencipta inovasi, dan bagian dari tumbuhnya ekonomi Lamongan.