NADIKABAR.COM — Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan lalu lintas yang menewaskan empat suporter PSS Sleman di Tol Ngawi-Kertosono KM 616+200, Desa Bajulan, Saradan, Madiun, Jawa Timur, Minggu pagi."Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman yang hendak menuju Surabaya. Semoga para almarhum husnulkhatimah," kata dia di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.
Kecelakaan tersebut melibatkan minibus Toyota Hiace berpelat nomor AB 7831 E yang membawa 15 suporter untuk menyaksikan laga Persebaya vs PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, serta satu truk tronton H 1872 AG sekitar 08.20 WIB.
Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki mengonfirmasi korban meninggal dunia bertambah menjadi empat orang, yakni satu korban meninggal di lokasi kejadian dan tiga lainnya di RSUD Caruban, sedangkan enam penumpang lain mengalami luka-luka.
Menanggapi musibah tersebut, Harda memastikan Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan bantuan penanganan bagi para korban, baik meninggal dunia maupun menjalani perawatan medis akibat luka berat dan ringan.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada manajemen PSS Sleman agar menjadikan wujud besar kecintaan para suporter ini sebagai dorongan untuk meningkatkan prestasi tim di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Terkait dengan aspek keselamatan saat laga tandang, ia mengimbau kelompok suporter, seperti Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania, memperketat koordinasi keberangkatan serta memprioritaskan penggunaan moda transportasi umum yang lebih aman.
"Selalu berhati-hati di jalan. Saya mengimbau koordinasi keberangkatan dilakukan lebih baik dan sebaiknya menggunakan bus untuk meminimalkan risiko kecelakaan agar seluruh suporter dapat kembali ke Sleman dengan selamat," demikian Harda.