Asyari menuturkan, untuk kegiatan rehab-rekon nantinya, BWS Sumatera I bakal melakukan penanganan sungai dari hulu ke hilir, target penyelesaian hingga 2028 mendatang.
Di hulu sungai, BWS bakal membangun sabodam (bangunan pengendali), sehingga diharapkan material banjir seperti kayu-kayu bisa tertahan diatas.
Kemudian, di wilayah tengah, BWS melakukan perkuatan serta normalisasi sungai untuk melindungi pemukiman masyarakat, persawahan, fasilitas publik dan lainnya.
"Lalu, untuk di hilirnya kita lakukan pengerukan muara serta membangun jetty. Terutama yang ada lalulintas kapal nelayan," demikian Asyari.