BYD Seagull generasi kedua dibekali motor listrik berdaya 95 kW (127 hp) yang ditempatkan pada poros roda belakang, serta dua pilihan kapasitas baterai, yakni 30 kWh dan 39,2 kWh.

Jarak tempuhnya berdasarkan standar CLTC mencapai 320–420 km, sedangkan berdasarkan standar WLTP mencapai 262–344 km. Seagull terbaru diperkirakan akan mengadopsi fitur pengisian daya cepat flash charging yang diklaim memungkinkan pengisian baterai dari 10 persen hingga 97 persen dalam sembilan menit.

Mobil ini juga menawarkan opsi LiDAR yang dipasang di atap sebagai bagian dari sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) DiPilot 300 atau yang dikenal sebagai “God’s Eye B”.

BYD Seagull diperkirakan akan dibanderol di bawah 100.000 yuan (sekitar Rp260 juta) di China.

Belum ada informasi mengenai kemungkinan BYD Seagull generasi kedua dipasarkan di Indonesia, seperti generasi pertamanya yang dikenal dengan nama Atto 1 di pasar domestik.