NADIKABAR.COM — Mobil hatchback listrik BYD Seagull (di Indonesia dinamai Atto 1) generasi kedua mulai dibuka untuk pemesanan awal di China.
Mobil terbaru ini memiliki panjang bertambah 425 mm untuk bersaing dengan Geely EX2, yang saat ini menjadi mobil terlaris di pasar domestik China.
Laman Carnewschina, Jumat waktu setempat melaporkan, konsumen dapat melakukan reservasi BYD Seagull terbaru melalui aplikasi BYD dengan membayar uang muka sebesar 2.000 yuan (sekitar Rp5 juta).
Harga mobil tersebut belum diumumkan, sebuah praktik yang umum dilakukan di China. Cara ini memungkinkan produsen otomotif menarik perhatian terhadap model baru sekaligus memperkirakan potensi volume penjualan berdasarkan statistik pemesanan dan minat konsumen. Uang muka dapat dikembalikan kapan saja sebelum pesanan dikunci.
Menurut BYD, uang muka sebesar 2.000 yuan tersebut hanya digunakan untuk mengonfirmasi niat pembelian mobil. Pembayaran itu tidak berlaku sebagai kontrak pembelian karena konfigurasi kendaraan, varian, dan harganya belum diumumkan.
Setelah peluncuran resmi, konsumen dapat mengubah reservasi dan menyesuaikan kendaraan sesuai preferensi masing-masing.
BYD juga mengungkapkan bahwa Seagull generasi kedua akan tersedia dalam enam pilihan warna eksterior, yakni hijau, oranye, putih, merah muda, biru, dan abu-abu.
Seperti disebutkan sebelumnya, dimensi BYD Seagull terbaru bertambah signifikan. Mobil ini memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, serta jarak sumbu roda 2.650 mm. Panjangnya bertambah 425 mm dibandingkan generasi pertama yang saat ini dipasarkan.
Desain eksteriornya juga terlihat lebih dewasa. Seagull generasi kedua memiliki kabin dengan lima tempat duduk. Bagian kiri layar tengah berfungsi sebagai panel instrumen.
Fitur lainnya adalah ruang penyimpanan berkapasitas 94 liter di bawah kap depan. Sementara itu, kapasitas bagasi belakang mencapai 1.380 liter ketika kursi belakang dilipat.
BYD Seagull generasi kedua dibekali motor listrik berdaya 95 kW (127 hp) yang ditempatkan pada poros roda belakang, serta dua pilihan kapasitas baterai, yakni 30 kWh dan 39,2 kWh.
Jarak tempuhnya berdasarkan standar CLTC mencapai 320–420 km, sedangkan berdasarkan standar WLTP mencapai 262–344 km. Seagull terbaru diperkirakan akan mengadopsi fitur pengisian daya cepat flash charging yang diklaim memungkinkan pengisian baterai dari 10 persen hingga 97 persen dalam sembilan menit.
Mobil ini juga menawarkan opsi LiDAR yang dipasang di atap sebagai bagian dari sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) DiPilot 300 atau yang dikenal sebagai “God’s Eye B”.
BYD Seagull diperkirakan akan dibanderol di bawah 100.000 yuan (sekitar Rp260 juta) di China.
Belum ada informasi mengenai kemungkinan BYD Seagull generasi kedua dipasarkan di Indonesia, seperti generasi pertamanya yang dikenal dengan nama Atto 1 di pasar domestik.