"Saya minta Kemensos dan BPS terus turun untuk mengatasi updating secara lebih agresif, ya," ucapnya.
Saat disinggung mengenai tenggat waktu penyelesaian sinkronisasi data tersebut, Muhaimin memastikan prosesnya akan dikebut tanpa menunggu waktu lama. Mengenai berbagai kendala yang kerap dikeluhkan masyarakat di tingkat bawah, Muhaimin memastikan pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait akan langsung merespons dengan aksi cepat di lapangan.
"Secepatnya, secepatnya. Ya Kemensos akan bergerak cepat, BPS akan berjalan, ya," terangnya.
Di sisi lain, Cak Imin menargetkan angka kemiskinan di Jawa Tengah turun hingga 8 persen hingga tahun 2029. Dirinya juga mengapresiasi kinerja Wali Kota dan Bupati yang dinilai agresif untuk menekan angka kemiskinan tersebut.