"Di Jawa Tengah alhamdulillah mengalami penurunan angka kemiskinan. Dan kita akan dorong terus sampai angka di bawah 8% tahun 2029. Saya sangat senang para bupati, wali kotanya efektif bekerja," beber Muhaimin.
Sementara itu, Cak Imin menekankan bahwa penanggulangan kemiskinan saat ini tidak lagi mengandalkan bantuan sosial. Namun, pihaknya mendorong pemberdayaan masyarakat untuk menjadi mandiri.
"Saya senang orientasi baru bahwa penanggulangan kemiskinan tidak hanya mengandalkan bantuan sosial dan meletakkan bantuan sosial sebagai bantalan sementara, yang pada akhirnya kita dorong pemberdayaan untuk menjadi masyarakat yang mandiri. Kelak pada akhirnya targetnya nanti kesuksesan ini sampai pada level para warga yang miskin naik kelas, sehingga yang mendapatkan bantuan sosial hanya lanjut usia, disabilitas. Itu yang akan mendapatkan, yang lain sudah mandiri," pungkasnya.