NADIKABAR.COM — Menko bidang Pemberdayaan Manusia (PM) sekaligus Ketum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyoroti kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto hingga sejumlah sejumlah politikus. Cak Imin menyebut aksi penyadapan ini sebagai bentuk kurang ajar.
"Ya kita terus terang ya, itu kurang ajar lah yang nyadap itu, itu kurang ajar betul. Lebih kurang ajar lagi, saya termasuk yang disadap, itu sangat kurang ajar, sangat kurang ajar," ungkap Cak Imin kepada wartawan di kantor DPP PKB, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).
Cak Imin mengatakan seluruh masyarakat terus mendoakan Prabowo agar senantiasa dijaga dalma menjalankan amanah. Cak Imin juga mendoakan pelaku penyadapan Prabowo bisa mendapat hukuman setimpal.
"Kepada Pak Prabowo kita doakan semoga bersama kita terus. Amin. Semoga yang menyadap akan mendapatkan hukuman yang setimpal," ujar Cak Imin.
Cak imin lantas berkelakar bahwa dirinya pun sudah menjadi target penyadapan sejak 30 tahun silam. Namun, menurutnya, saat era Prabowo sekarang lah pelaku penyadapan bisa ditangkap.