NADIKABAR.COM — Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta mengemukakan cakupan layanan air bersih di Jakarta hingga triwulan III 2026 telah mencapai 83,15 persen, meningkat dibandingkan dengan periode tahun lalu yang sebesar 75,24 persen.

"Kinerja layanan air bersih semakin meluas. Dari aspek cakupan, jumlah cakupan layanan saat ini meningkat menjadi 83,15 persen, tentu meningkat signifikan jika dibandingkan dengan periode tahun lalu sebesar 75,24 persen," kata Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat di Jakarta, Rabu.

Dari aspek sambungan pelanggan, tercatat meningkat menjadi 1,22 juta sambungan dari 1.03 juta sambungan pada 2025.