Adapun dalam pernyataannya di media sosial X tertanggal 31 Oktober, Kemlu RI memastikan Indonesia memantau secara dekat dinamika pemilihan Sekjen PBB yang terus berjalan, khususnya setelah proses jajak pendapat ketujuh di Dewan Keamanan (DK) PBB pada Jumat (30/10).
Indonesia juga menilai masuknya Lana Nusseibeh dalam bursa kandidat Sekjen PBB adalah bagian dari dinamika pemilihan yang berjalan.
Di samping itu, Kemlu RI mengatakan pemilihan Sekjen PBB saat ini berlangsung di masa yang amat kritis bagi PBB maupun komunitas internasional.
Dengan demikian, Indonesia memandang PBB sepatutnya memiliki pemimpin yang dapat menyatukan bangsa-bangsa di dunia, mendorong sikap penghormatan terhadap hukum internasional dan mendukung reformasi PBB.