Dr. Evelina Galaczi, Director of Research, English, Cambridge University Press & Assessment, said:

"Selama ini, penyusunan kebijakan kerap tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi, sementara guru harus terus beradaptasi. Akibatnya, muncul kesenjangan pengetahuan dan pendekatan yang tidak seragam dalam pendidikan serta penerapan AI. Seperti yang sering terjadi, guru pada akhirnya secara diam-diam memikul tanggung jawab untuk membangun pemahaman praktis mengenai penerapan AI yang bertanggung jawab."

"Guru yang telah berhasil bereksperimen dengan AI di ruang kelas kini mengutamakan pertimbangan profesional, pendekatan yang berpusat pada manusia, dan pemahaman kritis tentang AI. Dengan mengikuti langkah mereka, kita dapat memastikan bahwa AI dapat menjadi sarana efektif yang digunakan secara bertanggung jawab untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar, bukan justru menjadi jalan pintas yang menghambat proses belajar."

1. Cambridge berkomitmen membagikan hasil penelitian mengenai penggunaan AI untuk mendukung guru dan menjadi bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan. Rekomendasi dalam laporan "Shaping AI Policy and Practice in English Language Teaching" melanjutkan tiga makalah penelitian Cambridge sebelumnya mengenai AI dan penggunaannya oleh guru. Ketiga makalah tersebut diterbitkan agar para pelaku pendidikan mampu memahami serta menilai secara kritis peluang dan tantangan GenAI:

Galaczi, E., & Luckin, R. (2024). Generative AI and Language Education: Opportunities, Challenges and the Need for Critical Perspectives. https://www.cambridge.org/gb/cambridgeenglish/research-insights

Khabbazbashi, N., Galaczi, E., Allen, H., Lopes, S., Nakatsuhara, F., & Halley, K. (2024). Exploring the Impact of Generative AI on Language Education: Insights from Teachers. https://www.cambridge.org/gb/cambridgeenglish/research-insights