Ia mengatakan bahwa pemerintah akan mendukung promosi Camino de Flores sebagai pilihan aktivitas wisata di Pulau Flores.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores Andhy MT Marpaung mengatakan bahwa pelaksanaan program Camino de Flores mendukung upaya untuk menjadikan Pulau Flores sebagai tujuan wisata religi Katolik unggulan.

Kegiatan perjalanan yang menghubungkan gereja, kampung adat, pusat pendidikan keagamaan, serta objek wisata alam dan budaya itu diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan ke wilayah Flores.

"Pola perjalanan seperti ini diharapkan juga dapat menambah lama tinggal wisatawan serta persebaran wisatawan sehingga tidak terkonsentrasi pada satu lokasi saja," kata Andhy.

Pengembangan beragam layanan wisata diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal, memungkinkan mereka menyediakan layanan dan menawarkan produk lokal kepada lebih banyak wisatawan.