Merespons hasil tersebut, coach Prima mengakui bahwa anak-anak asuhnya memang kurang berpengalaman dan jam terbang.

Situasi tersebut diperburuk dengan menghadapi Jepang, yang menjadi tanah kelahiran cabang olahraga tersebut.

"Kita memang harus banyak perbaikan, harus banyak tryout lah untuk menghadapi negara-negara yang sudah dominan seperti Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan," ungkap Prima.