Masukkan nama kota tempat tinggal atau gunakan fitur lokasi jika tersedia.
Situs akan menampilkan informasi apakah lokasi tersebut berpotensi terkena sebaran abu.
Periksa arah pergerakan abu dan jarak lokasi dari wilayah yang diperkirakan terdampak.
Layanan tersebut juga dapat dibuka melalui tablet maupun komputer. Pengguna tidak perlu membuat akun ataupun menginstal aplikasi tambahan.
Salah satu fitur yang menarik adalah informasi prakiraan pergerakan abu vulkanik.
Pengguna dapat melihat kemungkinan arah sebaran abu dari kondisi saat ini hingga sekitar 18 jam ke depan. Informasi yang ditampilkan tim redaksi lain gunung yang sedang dipantau, arah pergerakan abu, serta prediksi apakah suatu kota berpotensi dilewati sebaran abu.
Pengguna juga dapat melihat jarak lokasi dari area yang diperkirakan terdampak.
Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh gambaran awal mengenai arah pergerakan abu vulkanik dan kemungkinan dampaknya terhadap wilayah tempat tinggal.
Informasi yang ditampilkan layanan tersebut mengacu pada data dari lembaga pemantauan abu vulkanik untuk keselamatan penerbangan.
Informasi sebaran abu vulkanik merupakan hal penting dalam dunia penerbangan karena abu dapat membahayakan pesawat yang melintasi wilayah terdampak.
Namun, hasil prediksi dari situs tersebut sebaiknya digunakan sebagai alat bantu untuk memahami situasi, bukan sebagai pengganti peringatan atau instruksi resmi pemerintah.