NADIKABAR.COM — Mata bintitan bisa menimbulkan rasa nyeri, kemerahan, dan benjolan kecil di sekitar kelopak mata. Kondisi ini sering kali membuat aktivitas sehari-hari terasa kurang nyaman, terutama ketika mata terasa sakit saat berkedip atau disentuh.
Bintitan atau hordeolum umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri pada kelenjar minyak atau folikel rambut di sekitar bulu mata. Meski terlihat mengganggu, sebagian besar kasus dapat membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari hingga sekitar satu minggu.
Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meredakan gejalanya. Namun, Anda juga perlu mengetahui kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar infeksi tidak menyebar atau memperparah kondisi mata.
Salah satu cara yang dianjurkan untuk mengatasi bintitan adalah menggunakan kompres hangat. Suhu hangat dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman dan mendorong bintitan mengering secara alami.
Caranya cukup mudah. Basahi kain bersih dengan air hangat, lalu peras hingga tidak menetes. Tempelkan kain tersebut pada kelopak mata yang terpejam selama 5 hingga 10 menit.
Ulangi langkah ini sekitar tiga atau empat kali sehari. Pastikan air tidak terlalu panas karena kulit di sekitar mata cukup sensitif. Gunakan kain bersih setiap kali mengompres dan jangan menekan benjolan terlalu kuat.
2. Jaga kebersihan tangan dan kelopak mata
Kebersihan menjadi bagian penting dalam perawatan mata bintitan. Bakteri dapat berpindah dari tangan ke area mata ketika Anda menyentuh atau menggosok kelopak mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
Karena itu, biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh area mata. Jika kelopak mata perlu dibersihkan, lakukan secara perlahan menggunakan kain bersih yang dibasahi air.
Hindari menggosok mata terlalu keras. Anda juga sebaiknya tidak berbagi handuk atau kain wajah dengan orang lain untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri.
3. Hentikan sementara penggunaan kosmetik mata
Jika Anda terbiasa menggunakan maskara, eyeliner, atau eyeshadow, sebaiknya hentikan pemakaiannya selama bintitan belum sembuh.
Kosmetik dapat mengiritasi area mata dan berpotensi membawa bakteri ke kelopak mata. Selain itu, produk yang sudah lama digunakan atau kedaluwarsa dapat meningkatkan risiko infeksi.
Jangan lupa membersihkan riasan mata sebelum tidur setelah kondisi pulih. Apabila kosmetik mata yang digunakan saat infeksi diduga terkontaminasi, pertimbangkan untuk menggantinya.
4. Hindari penggunaan lensa kontak untuk sementara
Pengguna lensa kontak sebaiknya beralih ke kacamata sampai bintitan membaik. Lensa kontak dan perlengkapannya berisiko terkontaminasi bakteri, terutama jika kebersihannya tidak terjaga.
Penggunaan lensa kontak ketika kelopak mata sedang meradang juga dapat menambah rasa tidak nyaman. Setelah bintitan sembuh, pastikan tangan dan lensa kontak bersih sebelum kembali menggunakannya sesuai petunjuk perawatan.
5. Jangan memencet atau menusuk bintitan
Bintitan terkadang terlihat seperti jerawat kecil dengan titik putih atau kekuningan. Meski demikian, jangan mencoba memencet, menusuk, atau mengeluarkan nanahnya sendiri.
Tindakan tersebut dapat memperburuk peradangan dan menyebabkan infeksi menyebar ke jaringan di sekitarnya. Biarkan bintitan mengering atau mengeluarkan isinya secara alami.
Jika benjolan terasa sangat nyeri, semakin besar, atau tidak kunjung membaik, mintalah bantuan tenaga medis. Dokter dapat menentukan apakah diperlukan pengobatan tambahan atau tindakan medis tertentu.
6. Jangan sembarangan menggunakan obat mata
Penggunaan obat tetes mata, salep antibiotik, atau obat lain tanpa pemeriksaan sebaiknya dihindari. Tidak semua benjolan pada kelopak mata memiliki penyebab yang sama, sehingga penanganannya pun bisa berbeda.
Antibiotik tidak selalu diperlukan untuk bintitan. Dokter akan menilai kondisi mata terlebih dahulu sebelum menentukan apakah obat tersebut dibutuhkan.
Hindari pula mengoleskan bahan rumahan yang belum terbukti aman, seperti pasta gigi, minyak, atau ramuan tertentu, ke area kelopak mata. Bahan tersebut berisiko menimbulkan iritasi, terutama jika masuk ke dalam mata.
Kapan harus memeriksakan mata ke dokter?
Sebagian besar bintitan dapat dirawat di rumah. Namun, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika benjolan tidak mulai membaik setelah sekitar 48 jam, rasa sakit semakin berat, atau pembengkakan terus bertambah.
Segera cari pertolongan medis apabila kemerahan dan pembengkakan meluas ke seluruh kelopak mata atau pipi, mata terasa sangat sakit, atau penglihatan terganggu. Kondisi yang disertai demam atau kesulitan membuka mata juga perlu mendapat perhatian medis.
Jangan menunggu terlalu lama apabila gejalanya semakin parah. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah keluhan benar-benar disebabkan oleh bintitan atau masalah mata lain yang membutuhkan penanganan berbeda.