NADIKABAR.COM — Beberapa hari terakhir, dunia maya dipenuhi unggahan tentang desil yang terdapat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Usai melakukan pengecekan, banyak orang terkejut mengetahui dirinya berada di desil 6-10.

Dirujuk dari laman resmi Desa Sawan, desil adalah pembagian kelompok masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Total, ada 10 desil. Semakin besar angka desil, semakin dianggap sejahtera pulalah seseorang.

Desil bukan sebatas pengelompokan tak bermakna. Bagi Kementerian Sosial, desil yang diperbarui berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi acuan penyaluran bantuan sosial (bansos). Tentunya, hanya desil tertentu saja yang berhak menerima bantuan tersebut.

Desil 6-10 dianggap sebagai kalangan menengah ke atas. Karenanya, masyarakat yang masuk kategori desil ini tidak diprioritaskan sebagai penerima bansos. Namun, desil masih bisa diubah dengan mengajukan permohonan.

Caranya? Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Sebelum membahas tata cara menurunkannya, pembaca perlu tahu dahulu apa efek masuk desil 6-10 DTSEN. Jadi, apa bedanya dengan masuk desil 1-5?