Namun, Menara Eiffel tidak kebal dari kerusakan lain seperti tekanan mekanis, di mana kontak berulang dengan tetesan air menciptakan gesekan yang perlahan mengikis lapisan atau menyebabkan bagian-bagian lapisan tersebut terkelupas. Kedua adalah kerusakan kimiawi, terutama jika air mengandung zat-zat seperti asam atau garam.

Peneliti juga menemukan masalah lain yang kerap luput dari perhatian yaitu muatan listrik yang dibawa oleh tetesan air. Penelitian ini dipimpin oleh Hans-Jürgen Butt, direktur di Max Planck Institute for Polymer Research, bekerja sama dengan para peneliti dari University of Bonn, South China University of Technology, MIT, dan Johannes Gutenberg University Mainz.

"Beberapa tahun lalu, kami meneliti fisika di balik bagaimana tetesan air memperoleh muatan saat meluncur di atas permukaan. Ini adalah sejenis 'listrik gesekan' pada tetesan air dan secara fisik jauh lebih kompleks daripada dugaan sebelumnya," ujar Rüdiger Berger, ketua kelompok di departemen "Physics at Interfaces" dalam Science Daily dikutip Jumat (11/9/2026).